
SUAKA – KOTABARU. Sisi menarik dari perayaan HUT RI ke-81 di RT 14, Sungai Paring, Desa Stagen, Kecamatan Pulau Laut Utara bukanlah kemewahan acara, melainkan semangat kebersamaan yang tak terhalang keterbatasan. Di bawah kepemimpinan Ketua RT Ibnu Saleh, warga membuktikan bahwa kemeriahan kemerdekaan tumbuh dari kebersamaan, bukan luasnya tempat.
Lokasi perlombaan hanya berupa lapangan yang tidak terlalu luas. Namun justru di sinilah letak keistimewaannya: warga – tua muda, laki-laki perempuan – bahu – membahu sejak awal. Membersihkan lahan sempit itu, menghiasnya dengan pernak-pernik kemerdekaan, hingga mengatur tata letak agar tetap seru dan aman bagi anak-anak yang mendominasi peserta. Keterbatasan justru menyatukan mereka lebih erat.
Uniknya, lomba ini bukan milik anak-anak saja. Orang tua juga ikut berpartisipasi aktif – bukan sekadar penonton. Mulai dari gotong royong persiapan hingga ikut berkompetisi, suasana menjadi ajang silaturahmi antarwarga sekaligus momen pengenalan nilai kemerdekaan dari generasi ke generasi.
Lomba sudah berjalan dua hari berturut – turut – Jumat 28 dan Sabtu 29 Agustus 2026 – dan direncanakan masih berlanjut hingga hari Minggu. Ketua Pelaksana, Nasroni, menyebut antusiasme warga luar biasa, dan dukungan donatur serta panitia membuat acara ini berjalan lancar.
“Alhamdulillah hingga hari kedua berjalan sukses. Semoga hingga akhir acara tetap lancar, dan tahun depan bisa lebih semarak lagi,” ujar Nasroni.
Bukan seberapa besar tempatnya, tapi seberapa besar semangat dan kebersamaannya. Warga RT 14 Sungai Paring membuktikan, kemerdekaan terasa bermakna saat dirayakan bersama. (red)