
SUAKA – KOTABARU. Dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kotabaru menggelar kegiatan vaksinasi rabies GRATIS bagi anjing dan kucing. Kegiatan berlangsung Minggu, 27 September 2026, pukul 09.00–12.00 WITA, di Kantor DKPP Kotabaru, Jl. Veteran Km. 2 No. 221, Desa Dirgahayu.

Mengusung semangat “Hewan Sehat, Keluarga Aman, Lingkungan Nyaman”, kegiatan ini bertujuan melindungi hewan peliharaan sekaligus mencegah penularan penyakit ke manusia.

Kepala DKPP Kotabaru, Ir. Sarawani, S.Pi., MP., secara resmi membuka kegiatan. Mengawali dengan puji syukur kepada Allah SWT, beliau menyampaikan, “Kegiatan ini kami laksanakan khusus dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia. Melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, DKPP Kotabaru turun langsung memberikan pelayanan vaksinasi kepada hewan peliharaan masyarakat.”
Ditekankan, tujuan utama adalah memastikan setiap hewan peliharaan tetap sehat, aman, dan tidak menularkan penyakit ke lingkungan sekitarnya.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar hingga siang nanti, dan semakin banyak hewan yang bisa kami lindungi,” lanjutnya.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kadis DKPP Ir. Sarawani, S.Pi., MP, Sekretaris DKPP Kadriannur, S.P, jajaran Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta para pemilik hewan peliharaan dari berbagai wilayah. Ini adalah bentuk kepedulian nyata Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui DKPP.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh. Teguh Rahman, S.KH., menyampaikan laporan lengkap dengan tema “Stronger Together – Kuat Bersama”.
Di Kotabaru, hewan pembawa rabies tertinggi adalah anjing, disusul kucing, kera, dan musang. Hingga saat ini, vaksinasi telah menjangkau 3 kecamatan dengan total 231 ekor hewan. Kec. Pulau Laut Utara, Desa Megasari, 46 ekor, Kec. Sungai Durian, Desa Sungai Durian, 110 ekor, Kec. Kelumpang Hilir, Desa Langadai, 75 ekor.
Hingga pembukaan kegiatan pagi ini, 51 ekor sudah terdaftar. Target yang diharapkan hingga penutupan siang ini adalah 120 ekor hewan peliharaan.

“Semoga antusiasme masyarakat terus meningkat dari tahun ke tahun. Vaksinasi ini menjadikan hewan lebih sehat sekaligus langkah pengendalian dini agar rabies tidak menular ke lingkungan,” ujar drh. Teguh Rahman. (red)
Dibaca 1 kali.