
Mengusung tema “Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan”, pembukaan dilakukan Wakil Bupati Syairi Mukhlis. Turut hadir TPID Provinsi Kalsel, Ketua DPRD, Forkopimda, dan masyarakat yang antusias mendapatkan pangan dengan harga terjangkau.
Dorong Produk Lokal UMKM
Di lokasi yang sama digelar Bazar Dagang 2026 yang melibatkan pelaku UMKM, wirausahawan, produsen hingga distributor. Kepala Diskoperindag Kotabaru, H. M. Maulidiansyah, menjelaskan kegiatan ini bukan hanya rangkaian kemerdekaan, melainkan wadah bagi pelaku usaha mempromosikan dan memasarkan produk lokal langsung ke konsumen sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Program Jukung Pangan: Memangkas Rantai Distribusi, Harga Lebih Stabil
Sorotan utama adalah Program Jukung Pangan, hasil sinergi TPID Kotabaru bersama Bank Indonesia Perwakilan Kalsel. Program ini menjadi pusat distribusi pangan mini yang menjangkau wilayah perairan dan pesisir Kotabaru.
“Jukung Pangan menyalurkan beras SPHP, minyak goreng, cabai, telur langsung ke masyarakat. Ini memangkas rantai distribusi yang panjang, mengurangi ketergantungan pada tengkulak, sehingga harga lebih murah, stabil, dan sesuai HET. Langkah nyata mengintervensi pasar dan menekan inflasi daerah.” (red)