Penerbit suarakalimantan.com
Ucapan hari milad merupakan ungkapan selamat ulang tahun yang bernuansa Islami. Kalimat milad berasal dari bahasa Arab, “milad” berarti kelahiran. Umumnya, ucapan ini dirangkaikan dengan doa dan harapan baik agar umur yang bertambah mendatangkan keberkahan.
Tampak pula pada sebuah akun facebook, Aspihani Assegaf tanggal 23 Mei 2026 tertuliskan:
Barakallah fii umrik, Rantau, 23 Mei 1964 – 23 Mei 2026 Kakakku tersayang! Gusti Mona Herliyani ani Ke 62 tahun. Semoga di usia yang baru ini, Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan kebahagiaan serta panjang umur, sehingga bermanfaat untuk Banua Kalimantan serta Negara Kesatuan Republik Indonesia. Terima kasih Kakaku sayangg sudah menjadi sosok kakak yang luar biasa dan selalu menginspirasiku.
Aspihani Ideris adalah nama besar Aspihani bin Ideris bin Sayyid Abdurrasyid Assegaf, di ketahui ia adalah seorang tokoh nasional yang berasal dari anak Banua Kalimantan Selatan. Beliau juga di kenal seorang pencetus awal pada 23 Januari 1998 guna pengusulan Pemekaran Kabupaten Gambut Raya yang akan memisahkan diri dari Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan.
Seorang Aspihani juga di ketahui pada tahun 2018 mendirikan organisasi advokat yang berskala nasional. Organisasi Advokat tersebut bernama “PERKUMPULAN PENGACARA DAN PENASEHAT HUKUM INDONESIA (P3HI)“, hingga saat ini sudah anggotanya menyebar dan memiliki jaringan di seluruh wilayah negara kesatuan Republik Indonesia.
Hubungan antara Gusti Mona Herliyani dan Aspihani Ideris sangat harmonis, mereka berdua beranggapan saudara angkat dunia-akhirat. Namun saking akrabnya terlihat akrab layaknya bak saudara kandung sendiri.
Ketua Umum KMPB Kalsel, Bahauddin, organisasi tersebut menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi serta kiprah Gt. Mona Herliani yang selama ini dinilai konsisten menginspirasi banyak perempuan di Banua.
“Selamat Yaumul Milad Ke-62 kepada Bunda Gt. Mona Herliani. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, umur yang berkah, kebahagiaan, dan keberkahan dalam setiap langkah perjuangan beliau,” ujar Bahauddin.
Menurutnya, Gt. Mona Herliani bukan hanya dikenal sebagai figur perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan, tetapi juga menjadi simbol keteduhan, keteguhan, serta semangat perjuangan perempuan Banua.
Dalam momentum penuh makna tersebut, KMPB Kalsel turut memanjatkan doa agar setiap pengabdian dan langkah perjuangan yang dijalankan Bunda Gt. Mona Herliani menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
“Semoga beliau selalu diberikan kekuatan dalam menginspirasi perempuan Banua agar terus maju, mandiri, dan berkontribusi untuk masyarakat. Sosok beliau adalah teladan yang menghadirkan kesejukan dan semangat kebersamaan,” tambahnya.
Peringatan milad itu juga menjadi refleksi akan pentingnya peran perempuan dalam membangun harmoni sosial, memperkuat nilai kemanusiaan, serta menjaga budaya Banua yang religius dan penuh kebersamaan.
Dengan iringan doa dan harapan terbaik, KMPB Kalsel berharap Bunda GT. Mona Herliani senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT serta terus menjadi cahaya inspirasi bagi banyak orang di Kalimantan Selatan. (red/ TIm)
