Akibat Curah Hujan Tinggi Jembatan Darurat Larut Diterjang Air Dan Jalan Gunung Sari Amblas

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – KOTABARU. Jembatan ambruk tahun 2018 berlokasi Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, akibat diterjang banjir.

Jembatan tersebut salah satu penghubung antara Desa Sebelimbingan dan Desa Gunung Sari juga sebagai perbatasan desa.

“Ambruknya jembatan ini, berharap agar supaya dapat segera diperbaiki mengingat sarana mobilitas masyarakat mengangkut hasil panen mereka,”ucap Kepala Desa Sebelimbingan Akhmad Zaenuri jumat (31/5/2024) kepada awak media ini diruang kerjanya beberapa hari lalu.

Sementara itu, Kepala Desa Gunung Sari Abdul Gafur memaparkan, jembatan ambruk berharap agar segera di perbaiki mengingat akses utama masyarakat.

Dimana jembatan tersebut akses menuju obyek wisata Meranti dan wisata Tumpang Dua, begitu sebaliknya masyarakat Sebelimbingan akses alternatif membawa hasil panen mereka.

Lanjut Abdul Gafur, Ia mengatakan,” karena jembatan belum diperbaiki, masyarakat dua desa gotong royong membuat jembatan darurat hanya sekedar bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

Beberapa hari ini curah hujan cukup tinggi, sehingga air sungai meluap deras, akhirnya jembatan darurat penghubung dua desa ikut larut di bawa air.

Baca Juga:  Kunjungan Tim Wasev TMMD ke 111 Kodim 1010/Tapin

Selain jembatan darurat larut, jalan gunung sari amblas di sebabkan karena tidak ada drainase dan air pun mengalir lewat bawah tanah. ucap Abdul Gafur kepala Desa Gunung Sari, Selasa (4/6/2024) melalui WhatsApp nya.

‘Amblasnya jalan gunung sari pihak dinas PUPR Kotabaru langsung menurunkan alat berat eksavator untuk menarik tanah yang amblas juga langsung dibuatkan drainase,”ujar Abdul Gafur.(wan/dam)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top