
SuaraKalimantan.com, Palangka Raya
Seorang lansia bernama Hartini ditemukan meninggal dunia di kediamannya Jalan Tjilik Riwut, Km 17 Kota Palangka Raya tadi malam.
Wanita yang kesehariannya berjualan atau memiliki sebuah warung yang tidak diketahui tinggal seorang diri, sebab suaminya yang bernama Kasani telah lama meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan dari Lurah Marang, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Yulianti mengatakan kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian setempat.
“Nenek Hartini meninggal dunia di atas tempat tidurnya, setelah dilakukan visum oleh pihak kepolisian tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan untuk tes Covid-19 juga hasilnya negatif, ternyata terkena serangan jantung,” ungkap Yulianti saat di mintai keterangan oleh SuaraKalimantan.com pada Rabu, 5 Mei 2021, siang
Yulianti menjelaskan, berdasarkan keterangan warga sekitar dari pagi hingga sore kemarin, almarhum Hartini tidak membuka warungnya, biasanya setiap hari berjualan.Â
Yulianti juga mengungkapkan bahwa di dalam rumah Hartini ditemukan uang sekitar Rp. 105 juta dan buku rekening bank yang isi saldonya sekitar Rp. 15 juta.Â
“Untuk uang dan rekening bank yang didapatkan sudah diamankan oleh pihak kepolisian,” ujarnya.
Diterangkannya bahwa untuk sanak saudara almarhum Hartini di Kota Palangka Raya sendiri masih belum diketahui. Namun berdasarkan informasi almarhumah memiliki anak yang saat ini tinggal di Lampung.
Lurah sangat berharap yang merasa memiliki keluarga yang tinggal di Kota Palangka Raya jalan Tjilik Riwut Km. 17, Kota Palangka Raya, Bernama Hartini usia sekitar 80 tahun agar bisa menemui pihak Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya atau Polsek Bukit Batu.
“Saat ini keberadaan anak-anak dari ibu Hartini ini sedang dilacak oleh pihak kepolisian,” Pungkasnya.Â
Yohanes Eka Irawanto, SE