
SUAKA – KOTABARU. Berbalut suasana yang damai dan penuh kehangatan di Aula Mesjid Apung, ikon wisata religi tepian laut Kabupaten Kotabaru, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kotabaru sukses menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Dewan Hakim Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ). Kegiatan berlangsung selama tiga hari, sejak tanggal 9 hingga 11 Oktober 2026, dan resmi berakhir pada, minggu (11/10/2026).
Suasana yang nyaman dan sejuk di lokasi ini turut menemani semangat belajar 30 peserta yang hadir. Diklat ini menjadi momen berharga untuk saling berbagi ilmu, memperdalam pemahaman, dan menyatukan persepsi, khususnya di bidang Tilawah dan Qiraat.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Kotabaru, H. Minggu Basuki, membacakan sambutan tertulis Bupati Kotabaru. Dalam pesannya, disampaikan harapan agar ilmu yang diperoleh dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Bupati berpesan, senantiasa jaga integritas dan objektivitas. Bertindaklah adil, cermat, dan berpegang teguh pada aturan, tanpa dipengaruhi apa pun,” ujar H. Minggu Basuki.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh narasumber, pengurus LPTQ, dan panitia yang telah bekerja keras. Semoga setiap langkah dan niat baik yang tulus ini dicatat Allah SWT sebagai amal ibadah.
Sekretaris LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Sawiti, turut memuji antusiasme peserta. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting agar penilaian dalam ajang MTQ, baik tingkat kabupaten maupun provinsi, semakin berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga berharap ke depannya pelatihan serupa dapat dikembangkan ke cabang lain, seperti Tahfiz dan Tafsir.
Sebagai penutup acara yang hangat, panitia memberikan cinderamata dan oleh – oleh khas Kotabaru kepada perwakilan LPTQ Provinsi serta para narasumber, sebagai tanda terima kasih yang tulus atas ilmu yang telah dibagikan. (red)