
SUAKA – KOTABARU. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Kotabaru menggelar pelantikan sekaligus pengukuhan Pengurus Anak Cabang (PAC) periode 2025–2030 secara serentak untuk seluruh 22 kecamatan, mencakup Daerah Pemilihan I, II, III, dan IV. Mengusung tema “Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera”, acara berlangsung khidmat di Aula Wisata Jetski, Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Pulau Laut Timur, pada Minggu (13/9/2026).

Acara dibuka dengan tarian penyambutan Mayang Kencana, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Ananda Muhammad Muzadid, serta doa yang dipimpin Ustadz M. Haris Hariyanto. Hadirin turut menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Hanura. Laporan panitia pelaksana disampaikan H. Genta Kusan, S.M.
Pengucapan sumpah/janji ketua dan pengurus terpilih dipimpin langsung Ketua DPC Hanura Kotabaru. Hadir pula Ketua DPD Hanura Provinsi Kalimantan Selatan Al Habib Haji Sayed Jafar Al Idrus, S.H., Sekretaris DPD Hj. Syarifah Santiyansyah, S.H., Ketua DPC Hanura Kotabaru Sayed Sultan Yasin, B.M., Kepala Desa Teluk Mesjid, serta ratusan pengurus dari 22 kecamatan se-Kabupaten Kotabaru.

Kehadiran pimpinan tertinggi Hanura Kalsel menegaskan dukungan penuh: Kotabaru menjadi kabupaten pertama dari 13 wilayah se-Kalsel yang melantik seluruh PAC sekaligus – meski memiliki wilayah paling luas dan kecamatan terbanyak.
“Hari ini semuanya berjalan lancar. Tujuannya satu: menyatukan semua kader. Yang tadinya belum kenal, kini saling kenal, bertukar kontak, langsung bergerak melakukan konsolidasi internal,” ujar Al Habib Sayed Jafar Al Idrus.
Hj. Syarifah Santiyansyah menambahkan, pola ini akan diestafetkan ke kabupaten lain, dimulai dari Tanah Bumbu yang telah menyiapkan 12 PAC dan tinggal menunggu arahan jadwal pelaksanaan.
Ketua DPD memberikan arahan tegas kepada seluruh kader, “Sudah saatnya kita bangun dari tidur! Semua harus bergerak cepat – gercep. Tidak boleh ada satu pun daerah yang tertinggal.”

Beliau menjelaskan, selama dua periode terakhir Hanura belum menyentuh tingkat desa dan RT. Kini penguatan dilakukan menyeluruh: dari PAC ke desa, hingga ke tingkat RT.
“Sebuah partai tidak akan kokoh jika tidak berakar di masyarakat. Kami mencari kader yang tumbuh dari bawah, punya hati nurani – bukan dicomot lalu dicalonkan. Kami ingin orang yang benar-benar paham perjuangan warga di desanya, bukan yang datang, duduk, lalu pulang tanpa hasil apa-apa.”Setiap daerah pemilihan dipastikan diisi kader yang siap bertarung, Di Kotabaru, tak sekadar kursi, Hanura menargetkan posisi Ketua DPRD hingga Bupati. Semangat yang sama berlaku untuk seluruh 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
Usai pelantikan, langsung diadakan pembekalan politik agar ketua-ketua PAC memahami peta perpolitikan daerah maupun provinsi. Struktur yang kokoh ini menjadi dasar penentuan calon – mulai dari DPR RI, DPD, DPRD, hingga kepala daerah.
“Mesin harus berjalan sendiri, bukan didorong baru hidup. Dari sinilah kita lihat siapa yang mampu, siapa yang layak memimpin daerah ini,” pungkasnya. (red)
Dibaca 1 kali.