
SUAKA – KOTABARU. Sebuah momen bersejarah bagi kebudayaan Kabupaten Kotabaru! Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru resmi meluncurkan Syal Saijaan dan Laung Saijaan – dua simbol baru yang diharapkan menjadi jati diri dan kebanggaan masyarakat Kotabaru, dalam rangka membangun budaya yang bermartabat. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 2 September 2026, dengan semangat besar menuju Kotabaru Hebat.

Kadisparpora melalui Kepala Bidang Pertunjukan dan Ekonomi Kreatif Disparpora, H. Rudi Nugraha mengatakan,”Kebijakan penggunaan pakaian khas daerah Laung Banjar bagi laki-laki dan Sasirangan bagi perempuan ini adalah langkah yang sangat tepat dan selaras dengan visi kami menjadikan Kotabaru sebagai Kota Pariwisata dan Kota Budaya.
Hal ini bukan sekadar aturan berpakaian, melainkan upaya nyata untuk mengangkat kembali nilai budaya yang selama ini agak tersisih, menjadikannya identitas yang tampak dan terasa oleh siapa pun yang berkunjung ke daerah kita. Ketika budaya kita hidup dan ditampilkan di lingkungan pemerintahan, secara natural hal ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Kami mendukung sepenuhnya penerapan tahap awal secara internal di lingkungan instansi, dan berharap nantinya seluruh satuan kerja, lembaga, hingga masyarakat luas dapat turut mengamalkannya. Langkah ini akan memperkuat posisi Kotabaru sebagai kota pariwisata terdepan di Kalimantan Selatan, sekaligus menjamin warisan budaya ini tetap lestari, terus berkembang, dan menjadi kebanggaan kita bersama.” Pungkasnya. (red)
Dibaca 1 kali.