
SUAKA – BATULICIN, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel M. Syaripuddin, SE, M.AP apresiasi dan menyambut baik serta mendukung kinerja Pj. Gubernur Kalsel.
“Saya mengapresiasi langkah Pj Gubernur, yang dalam beberapa bulan setelah menduduki kursi Penjabat Gubernur Kalsel tapi sudah membuat keputusan penting dan langkah besar bagi pembangunan di Kalsel, kata Legislator dari PDIP yang akrab disapa Bang Dhin.
Diketahui ada 4 proyek strategis di wilayah Propinsi Kalsel yang dikerjasamakan dengan investor dari luar negeri yakni dari Negeri Ginseng, Korea Selatan.
Dikutip dari sejumlah media online, proyek tersebut diantaranya kelanjutan pembangunan jembatan yang menghubungkan daratan Pulau Laut Kabupaten Kotabaru dan Batulicin di Kabupaten Tanah Bumbu yang berada di daratan Pulau Kalimantan Selatan.
Selanjutnya adalah jalan bebas hambatan (tol, Red) sepanjang 157 kilometer yang menghubungkan Banjarbaru – Batulicin.
Kemudian, jalur kereta api sepanjang 215 kilometer menghubungkan Kota Banjarmasin hingga ke Tanjung ibu kota Kabupaten Tabalong.
Kemudian pembangunan Pelabuhan Trisakti baru senilai Rp220 miliar di Kota Banjarmasin juga jadi alternatif investor Korsel yang berminat berinvestasi di Kalsel. Jika proyek ini ditambah dengan kawasan industri terpadu di Mantuil, investasinya bisa mencapai Rp2 triliun.
Proyek tambahan yang ditawarkan Pemprov Kalsel adalah pembangunan Pusat Jantung Terpadu di RSUD Ulin Banjarmasin senilai Rp175 miliar dengan pola kerja sama berupa pinjaman.
Nota Kesepakatan perjanjian kerjasama (MoU, Memorandum of Understanding) telah ditandatangani antara Pemprop Kalsel yang diwakili Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA dengan Kim Young O dari Pasific Global Investment Korea Selatan, beberapa waktu lalu.
Setelah MoU, Bang Dhin berharap segera dilanjutkan dengan perjanjian Kerjasama.
“Kita sambut positif atas penawaran Pemprov Kalsel yang bekerjasama dengan investor dari ‘Negeri Genseng’ Korsel untuk membangun sejumlah proyek strategis, dan dengan harapan segera Memorandum of Agreement (MoA) atau pelaksanaannya,” lanjut laki-laki kelahiran Tungkaran Pangeran Batulicin itu.
Dengan terealisasinya pembangunan proyek-proyek strategis tersebut tentu kita berharap akan meningkatkan perekonomian rakyat Banua (Daerah Kalsel red) dan menambah investasi dibidang infrastruktur, tutup Bang Dhin. (Red)