
SUAKA – KOTABARU. Hebat! Itulah kata yang paling pas untuk Apriliani Kasrun. Perempuan 29 tahun ini bukan hanya bidan yang mengabdi, tapi juga wirausahawan yang membawa nama Bumi Saijaan melangkah ke kancah dunia.
Produk gula aren buatannya – berbahan baku air nira dari Desa Tirawan, Kecamatan Pulau Laut Sigam – resmi dibawa ke ajang bergengsi China-ASEAN Expo (CAEXPO) 2026 di Nanning, Tiongkok, pada 17–21 September mendatang.
Tak hanya gula aren, Apriliani turut membawa 6 produk unggulan lainnya: amplang, keripik kelapa, teh herbal bunga telang, teh rosella, hingga sarang burung walet.
“Ini pertama kalinya kami menembus pasar internasional. Targetnya: bisa bertemu langsung dengan para pembeli dari luar negeri,” ucap Apriliani, Kamis (10/9/2026).
Kisah ini tak terjadi dalam semalam. Bermula dari kegelisahan Apriliani melihat pohon nira melimpah di desanya, namun gula aren buatan orang tua dan warga hanya dijual lokal dengan kemasan sederhana bungkus daun pisang – harganya pun murah.
Sejak 2024, ia mulai berbenah: mengganti kemasan lebih modern, rapi, dan tahan lama. Langkah sederhana ini membuka peluang pasar yang jauh lebih luas.
Kualitas Teruji, Punya Kandungan Vitamin C Unik, Kualitas gula aren A Kasrun sudah tak diragukan lagi, Telah mengantongi Sertifikat Indikasi Geografis (SIG), Lulus uji laboratorium, Menemukan kandungan vitamin C – keistimewaan yang jarang dimiliki produk sejenis daerah lain. Dukungan juga datang dari komunitas Ekspor Tour Indonesia, yang membantunya melengkapi syarat ekspor seperti pendirian PT Perorangan dan rekening perusahaan resmi – hal penting agar dipercaya pembeli luar negeri.
Pasokan bahan baku sangat terjamin. Dari petani Desa Tirawan saja, potensi produksi bisa mencapai 6-7 ton per bulan.
“Bahan baku melimpah. Kami yakin sanggup memenuhi permintaan ekspor. Selain Tiongkok, Australia dan Korea Selatan juga pasar yang sangat menjanjikan,” tutup Apriliani penuh semangat.
Bukti nyata, kerja keras, inovasi, dan cinta pada kampung halaman bisa membawa produk kecil desa bersinar di panggung dunia. (red)
Dibaca 1 kali.