
Kepala Desa Sebelimbingan, Ahmad Zaenuri, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah atas kepercayaan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa desa tersebut memiliki dua objek wisata, yaitu Wisata Meranti dan Wisata Tumpang Dua yang bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.
“Khususnya Obyek Wisata Tumpang Dua telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, antara lain mengatasi pengangguran dan meningkatkan taraf perekonomian,” ucap Zaenuri. Masyarakat dapat terlibat aktif dengan berjualan makanan, minuman, serta produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi wisata, sehingga mudah diakses oleh pengunjung.
Untuk meramaikan awal tahun baru 2026, pihak desa akan mengadakan acara wisata di Wisata Tumpang Dua pada tanggal 4 Januari mendatang. Acara tersebut akan diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk pertunjukan kuda lumping.
Zaenuri juga menginformasikan bahwa jembatan arah Desa Gunung Sari yang selama ini rusak telah dilakukan perbaikan dan hampir rampung. “Jembatan ini sudah bisa dilalui untuk kendaraan roda dua, namun untuk kendaraan roda empat belum dapat melintas untuk sementara waktu,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sebelimbingan, Mukhsin, mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait. Ia mendukung penuh adanya destinasi wisata di desa karena akan membuka peluang kerja lebih luas dan mendorong perkembangan ekonomi masyarakat.
“Dengan adanya destinasi wisata, diharapkan wisatawan semakin banyak berkunjung dan masyarakat yang berjualan di sekitar lokasi bisa menopang perekonomian keluarga masing-masing. Saya juga berharap kepala desa dan BPD selalu bersinergi untuk kemajuan Desa Sebelimbingan,” pungkas Mukhsin. (Red)