Masyarakat Desa Pulo Padang Sangat Menggantungkan Hidup Di Tambang

Mandailing, SUARA KALIMANTAN Natal,
Akibat susahnya lapangan kerja di desa Pulo Padang kecamatan lingga bayu kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara dan terbatasnya lahan untuk bertani masyarakat desa Pulo Padang Menggantungkan Hidupnya sehari hari dengan Bertambang di lokasi berkas tambang M3 yang sudah beberapa tahun di tinggalkan
Salah seorang warga warga Pulo Padang inisial “M”mengungkapkan kepada awak media minggu 30/11/25 susahnya untuk menghidupi kebutuhan keluarga kami sehari hari akibat lahan pertanian ataupun lapangan kerja yang susah untuk di dapatkan sehingga kami tidak ada pilihan makanya kami bertambang di lokasi berkas PT M3 yang sudah lama ditinggalkan dan itu hasilnya kadang cuma 100 atau 150 ribu perhari sebab yang namanya mencari rezeki yang tidak kelihatan maka hasilnyapun tidak bisa di pastikan kadang juga tidak ada sama sekali
Lanjut “M” memang pemerintah kita sudah menghimbau bertambang supaya tidak memakai alat berat tapi lahan yang kami hadapi itu tidak memungkinkan bisa kami lakukan secara manual, mengingat demi untuk menjaga keselamatan kami yang bertambang disana sebab lahan tersebut adalah jelas kita ketahui adalah bekas Lahan PT M3 yang sudah hampir habis hasilnya makanya di tinggalkan dan ini semua masyarakat lakukan hanya semata mata untuk memenuhi kebutuhan kami sehari hari dan untuk biaya sekolah anak anak kami dan kami bukan untuk memperkaya diri sendiri ataupun segelintir orang di Pulo pang ini ,” ungkapnya”
(Red)