SUAKA – KOTABARU. Politisi muda Partai Perindo Rabbiansyah.,S.Sos, anggota DPRD Kabupaten Kotabaru Perwakilan daerah pemilihan (Dapil) 3 angkat bicara terkait adanya keluhan warga tentang penolakan pasien peserta BPJS Kesehatan.
Kronologisnya,” Pasien atas nama Ilham Nugraha yang jatuh dilantai dua tempat dia nyantri (mondok) di pesantren batulicin. Atas peristiwa tersebut, orang tua Ilham Nugraha langsung membawa ke salah satu Rumah Sakit (RS) daerah di Tanah Bumbu dan melampirkan persyaratan bahwa pasien sebagai peserta BPJS Kesehatan. Dalam hasil pemeriksaan pasien perlu ada tindakan operasi maka dengan itu harus dirujuk Ke RS di Banjarmasin,” ucap Roby. Rabu (27/7/2022).
Dari hasil pemeriksaan medis pasien ini harus di operasi di karenakan mengalami penggumpalan darah di kepala akibat benturan.
Tapi sangat disayangkan pihak RS Daerah Tanah Bumbu hanya melakukan koordinasi melalui via telepon di beberapa RS Banjarmasin.
RS dihubungi itu merupakan RS yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.
Kenapa RS rujukan lanjutan yang dihubungi karena pasien sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Adapun alasan beberapa RS Banjarmasin sebagai RS rujukan lanjutan bahwa dimana ruangan ICU semuanya penuh(artinya tidak ada ruangan kosong untuk ICU).
Perlu juga diketahui, orang tua dari Ilham Nugraha seorang buruh perusahaan kelapa sawit yang memiliki upah rendah.Namun tidak mungkin mampu membiayai operasi anaknya dengan biaya sebesar itu dengan upah yang diterima.
Untungnya bekerja di perusahaan kelapa sawit di tanggung seluruh keluarga sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Namun sungguh disayangkan, sebagai Peserta BPJS Kesehatan tidak ada manfaatnya atau tidak berguna sebab RS di Banjarmasin sebagai RS rujukan lanjutan BPJS Kesehatan di tolak.
Untuk itu, pihak relawan yang prihatin kepada keluarga pasien terutama tindak penyelamatan maka dilakukan Open Donasi untuk biaya operasi.
“Di minta kepada kaum Dermawan dapat mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban orang tua Ilham Nugraha, karena pasien terpaksa dibawa ke rumah sakit swasta yaitu RS Ciputra untuk dilakukan Tindakan Operasi,” harapnya. (wan/dam)