
SUAKA – KOTABARU. Pangkalan TNI-AL Kotabaru menerima kunjungan kerja dari Gubernur Kalimantan Selatan H. Sabirin Noor di Mako Lanal Kotabaru, kunjungan dalam rangka meninjau pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 dengan tema “Bergerak Untuk Kekebalan Rakyat Banua dari Covid-19”. Jumat (05/11/21)
Pemerintah Kalimantan Selatan menyatakan” Keinginannya melihat masyarakat kembali dengan kegiatan rutin yang normal.
Demikian pula sekolah – sekolah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) kembali. Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang digelar di Lapangan Apel Mako Lanal Kotabaru, Vaksinasi Covid-19, tahap 1 menggunakan jenis vaksin Astrazeneka dengan sasaran 3000 dosis.
Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan turut hadir dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini Sekda kabupaten Kotabaru, Kapolres Kotabaru, Palaksa Lanal Kotabaru Kasdim 1004/Ktb, Kepala Pengadilan Negri Kotabaru, Pasintel Kejaksaan Kotabaru, Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru dan masyarakat penerima vaksinasi.
Drs Said Akhmad A M.M (Sekda Kotabaru) dlm sambutannya mengatakan,” Program vaksinasi bergerak yang dicanangkan oleh bapak gubernur merupakan upaya proaktif dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 serta mendukung akselerasi pemulihan kesehatan masyarakat.
Program ini patut untuk kita sukseskan bersama dalam rangka untuk meningkatkan capaian vaksinasi sehingga terbentuknya kekebalan komunal atau herd immunity di provinsi kalimantan selatan khususnya di kabupaten Kotabaru.
Upaya pemulihan kegiatan masyarakat menjadi semakin memungkinkan untuk dilaksanakan apabila terbentuk kekebalan komunal.
Dengan begitu, roda perekonomian tumbuh namun tetap dengan kembali memperhatikan protokol kesehatan, Peninjauan yang dilakukan oleh gubernur untuk menjadi motivasi bagi kami selaku pemerintah daerah, meningkatkan capaian vaksinasi di kabupaten Kotabaru.
Vaksinasi bergerak hari ini akan dilaksanakan di 6 lokasi dengan jumlah 7.250 dosis vaksin. Sekdapun menyampaikan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada bapak gubernur beserta jajaran pemerintah provinsi kalimantan selatan atas dukungan yang diberikan kepada pemerintah kabupaten Kotabaru selama ini dalam penanganan covid- 19. Katanya
Muliawan margadana, selaku direktur PT. Pelsart tambang kencana, yang pada kesempatan ini akan menyerahkan sebanyak 20 ribu vaksin kepada masyarakat kabupaten Kotabaru. Tentunya hal ini patut kita berikan apresiasi dan merupakan wujud nyata dari sinergitas, kerja sama dan dukungan seluruh elemen masyarakat dalam penanganan pendemi Covid 19.
Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor, S.Sos, M.H dalam sambutannya juga mengatakan,” menginstruksikan SKPD di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel agar terus memantapkan koordinasi dan mendukung peningkatan prosentase vaksinasi di banua.
Kegiatan vaksinasi salah satu upaya kita meningkat daya tahan tubuh dari Covid-19. Semua harus turut mendorong dan memberikan edukasi terkait pentingnya mengikuti vaksinasi.
Mengingatkan kepada seluruh masyarakat banua meski sudah divaksinasi namun ketaatan terhadap protokol kesehatan tetap harus diutamakan. Vaksinasi memang salah satu upaya menjaga kekebalan tubuh untuk menangkal serangan virus seperti Covid-19. Ujarnya.
Kini Pemerintah sudah menghadirkan vaksin yang memang sudah lama ditunggu untuk melindungi dan meningkatkan kualitas kekebalan tubuh dalam menghadapi Covid-19. Dan kita jangan sampai lengah, tetap waspada, Kita tidak ingin ada serangan susulan.
Pemerintah kalsel menyatakan keinginannya melihat masyarakat kembali dengan kegiatan rutin yang normal. Demikian pula sekolah – sekolah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) kembali.
Karenanya, ia mendorong SMA/SMK di provinsi ini agar menyiapkan siswa dan guru supaya bisa melaksanakan PTM. Salah satunya menjalani vaksinasi. Selain itu, penyediaan perangkat lain dan sarana protokol kesehatan di tempat masing – masing.
Di November ditarget sudah tervaksin masyarakat di atas 60 persen. Hal ini dilakukan dengan upaya percepatan hingga tingkat kecamatan/desa.
Dua minggu terakhir, vaksin yang diterima relatif cukup. Kendati dari jumlah yang diterima 2.400.000 an dosis, dibutuhkan 6.322.000 dosis. Untuk target 3.161.137 dosis, berarti sekitar 38 persen vaksin yang tersedia dari awal sampai 30 Oktober.
Gubernur Kalsel menginstruksikan kepada bupati/wali kota se-Kalsel agar meminta aparat dalam jajarannya, khususnya para camat agar menyiapkan minimal 500 sasaran per hari. “Kalau ini berhasil, target kita sampai Desember akan tercapai, pungkasnya (dam/rilis)
Dibaca 28 kali.