SUAKA – JAKARTA. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi masih terus melakukan rekapitulasi data TPS guna merampungkan proses real count internal Pilpres 2019.
Dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis (18/4/2019), hingga pukul 22.00 WIB tadi, BPN telah merekapitulasi 633.939 TPS dari total 813.350 TPS di seluruh Indonesia. Artinya, jumlah data yang masuk telah mencapai 77,94 persen.
Direktorat Satgas BPN Iman Sufaat mengatakan, proses rekapitulasi dilakukan oleh para ahli IT BPN dan diverifikasi oleh ahli IT dari berbagai perguruan tinggi.
Hasilnya, Paslon 02 Prabowo-Sandiaga Uno unggul jauh dari Paslon 01 Jokowi-Maruf Amin.
“Sementara ini pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin meraih total suara 37 persen, sedangkan pasangan Prabowo-Sandi meraih 63 persen,” katanya, merujuk pada hasil perhitungan per pukul 22.00 WIB hari ini.
Iman menambahkan, dalam melakukan proses real count ini pihaknya dibantu oleh para saksi dan relawan yang tersebar di seluruh tanah air. Ia juga mengimbau seluruh saksi dan relawan untuk mengawal proses perhitungan suara yang dilakukan oleh KPU.
Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Fadli Zon saat ditemui di Masjid Al Azhar, Jakarta, Jumat (19/4) mengatakan Kemenangan yang diklaim calon presiden Prabowo Subianto bisa dipertanggungjawabkan.
“Menurut laporan dari tim yang bertanggung jawab itu adalah real count dari BPN kita,” katanya.
Dia menguraikan bahwa sampel yang didapat dari penghitungan itu berasal dari form C1 Plano yang dikirim masyarakat dari berbagai daerah ke tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.
“Jadi data yang dikumpulkan oleh tim BPN masih berbentuk foto yang dikirimkan oleh seluruh masyarakat,” pungkas Dewan Pengarah BPN itu,” Jelasnya.
Koordinator Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, Jumat (19/4) juga mengatakan agar pendukung dan relawan paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diminta tetap menjaga hasil surat suara formulir C1, Formulir C1 adalah dokumen pencatatan hasil pemungutan suara di TPS.
“Sahabat sebangsa dan setanah air, militansi untuk mengawal proses di kecamatan dan memastikan C1 yang valid terkumpul dengan baik dan sangat penting,” Pungkasnya. (Red)