SUAKA – MARTAPURA, Pasca Aksi demonstrasi ratusan massa dan hadirnya puluhan tokoh aktifis LSM terhadap dukungan Panitia Khusus Hak Angket DPRD Banjar menimbulkan issu tidak sedap beredar dikalangan publik dan bahkan pula adanya pengrusakan oleh orang yang tidak dikenal atas mobil milik salah satu aktivis LSM Kalsel.
Pasalnya, gerakkan massa yang dimotori oleh puluhan aktifis Kalsel tersebut diterpa issu bahwa gerakan tersebut telah di kendalikan oleh aktor intelektual di belakang semua itu.
Issu berkembang dikalangan masyarakat, gerakan massa yang di motori oleh puluhan aktifis LSM Kalsel tersebut terindikasi issu yang ada aktkr dibelakang nya itu mengarah kepada Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur.
Diketika di konfirmasi oleh awak media SUAKA, Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan, dirinya tidak mengetahui pada waktu itu ada aksi ratusan massa mendukung Anggota Pansus Hak Angket DPRD Banjar. “Saat aksi berlangsung saya berada di Desa Tiwingan Lama untuk meresmikan PAUD,” ujar H Saidi Mansyur kepada wartawan.
Ia mengatakan, dirinya benar-benar tidak mengetahui bahwa pada hari itu ada aksi demontrasi besar di DPRD Banjar. “Saya tahunya, setelah dikabari adanya aksi demo itu dari kawan. Makanya saya kaget kok disangkakan dikaitkan kepada saya. Mudah-mudahan, apa yang terjadi bisa selesai dan kedepannya bisa berjalan lebih baik,” tegasnya seraya menutup pembicaraannya kepada wartawan suarakalimantan.com, Selasa (9/1).
Pantauan awak media ini juga, pasca aksi demontrasi besar mendukung Anggota Hak Angket DPRD Banjar tersebut berimbas adanya pengrusakan mobil milik salah satu tokoh LSM Kalsel, “Ya benar mobil saya kaca depan retak sedikit dan samping kayanya seperti ada yang sengaja memukul dengan benda keras. Tapi itu ya biasalah reseko seorang aktivis. Selain itupula data yang kami dapatkan dari intejen lembaga kami, kemungkinan dalam perjalan anggota Pansus Hak Angket DPRD Banjar ini banyak yang ditarik oleh fraksinya, alias mundur. Dan itu pasti terjadi, karena ada kepentingan didalamnya, ” papar aktivis LSM tersebut singkat minta namanya di rahasiakan.
Jurnalis : Adi
Redaktur : Kastal
Editorial : Abduh