
Malam itu, Rasulullah masih duduk bersama para sahabat. Udara mulai dingin, tapi semua masih terdiam, menanti penjelasan tentang apa yang akan terjadi setelah Dajjal muncul.
Tiba-tiba, Rasulullah mengangkat pandangannya ke langit dan berkata:
“Dajjal akan terus berkeliling bumi, la akan menyebar fitnah ke seluruh penjuru dunia. Sampai akhirnya… Allah akan menurunkan Al-Masih Isa bin Maryam.” (HR. Muslim)
Para sahabat saling berpandangan-turun? Dari langit?
Rasulullah menjelaskan:
“la akan turun di menara putih, sebelah timur Damaskus, dengan kedua tangannya bertumpu di sayap dua malaikat. Saat Isa turun, kepala beliau meneteskan air, seolah baru saja mandi. Jika beliau menunduk, air menetes. Jika beliau mengangkat kepala, air pun bercucuran.” (HR. Muslim)
Langit akan terbelah. Seluruh bumi akan terdiam. Dan turunnya Nabi Isa akan menjadi harapan terakhir umat manusia.
Rasulullah melanjutkan:
“Nabi Isa akan datang bukan membawa syariat baru. la akan membenarkan syariatku. la akan hancurkan salib, bunuh babi, dan menghapus jizyah. Islam akan menjadi satu-satunya agama yang berlaku.”
(HR. Bukhari & Muslim)
Tapi yang paling dinanti adalah: pertemuan Nabi Isa dan Dajjal.
Pertempuran yang Dinantikan
Dajjal, dengan segala kekuatannya, akan merasa tak terkalahkan. Tapi saat ia melihat Nabi Isa datang, ia mulai melebur seperti garam yang larut di air.
Nabi Isa tak berkata panjang. la akan langsung mengejar Dajjal, dan menangkapnya di gerbang Lod (Palestina sekarang). Di sanalah, Nabi Isa akan membunuh Dajjal dengan tangannya sendiri.
Dan dunia… akan tenang kembali.
“Setelah Dajjal dibunuh, Allah turunkan keberkahan. Buah-buahan besar, susu berlimpah, dan hidup menjadi penuh keberkahan.” (HR. Muslim)
Masa Damai Sebelum Kiamat
Rasulullah pun menjelaskan bahwa Nabi Isa akan hidup selama 40 tahun setelah itu. la akan menikah, punya anak, dan wafat seperti manusia biasa. Umat Islam akan hidup dalam kedamaian luar biasa selama masa Isa.
Tapi ini bukan akhir cerita…
Karena setelah masa itu selesai, tanda-tanda besar kiamat lainnya akan datang satu per satu: Ya’juj dan Ma’juj, gempa besar, terbitnya matahari dari barat, dan lainnya…
Rasulullah pun menunduk. Matanya berkaca-kaса.
“Wahai umatku… pelajarilah ini. Sampaikanlah ini. Dan jangan pernah tinggalkan salat. Karena salat akan menjaga kalian di masa fitnah”
Riwayat kisah ini
Shahih al-Bukhari
2. Shahih Muslim
3. Sunan Abu Dawud
4. Sunan at-Tirmidzi
5. Sunan an-Nasa’i
6. Sunan Ibnu Majah
7. Musnad Ahmad bin Hanbal
8. Al-Mustadrak ‘ala al-Shahihain (Al-Hakim)
9. Al-Mu’jam al-Kabir (Thabrani)
Penerbit: suarakalimantan.com