
Tujuan utama rapat yang digelar di awal tahun ini adalah memastikan semua persiapan sudah siap pakai, sehingga pelaksanaan program bisa segera dimulai tanpa hambatan. “Kita sudah melihat tahun-tahun sebelumnya sering ada keterlambatan. Kali ini kita ingin ubah pola itu agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan tepat waktu,” tambahnya.
Hindari SILPA Besar, Berikan Manfaat Nyata ke Masyarakat Selain itu, pengawasan ini juga untuk memastikan anggaran yang telah dialokasikan bisa terserap dengan optimal. Komisi III tidak ingin ada sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) yang terlalu besar karena bisa menyurutkan perputaran keuangan daerah.
“Anggaran yang sudah disiapkan bukan hanya angka kosong di kertas. Kita harapkan bisa segera terealisasi agar memberikan dampak positif yang nyata – mulai dari meningkatkan kualitas pendidikan hingga membantu perekonomian masyarakat Kotabaru,” tegas H. Abdul Kadir.
Komisi III DPRD Kabupaten Kotabaru juga menegaskan bahwa pengawasan ini tidak hanya dilakukan sekali saja. Mereka akan terus memantau perkembangan setiap dinas terkait secara berkala, agar semua program dalam APBD tahun 2026 bisa berjalan maksimal dan bermanfaat bagi semua orang. (red)