
SUAKA – KOTABARU. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru sekaligus Ketua DPD PAN, Awaludin, S.Hut., MM, menghadiri secara langsung Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar ke-XI yang digelar di Hotel Grand Surya pad, sabtu (17/01/2026). Kehadirannya bukan hanya sekadar kehadiran resmi, melainkan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan nyata terhadap dinamika demokrasi yang tengah berjalan di salah satu partai politik besar Indonesia.
“Musda adalah momen penting yang menentukan arah perjalanan sebuah partai. Kami hadir untuk memberikan dukungan moral penuh, karena partai politik adalah pilar utama yang menggerakkan roda pemerintahan daerah,” ujar Awaludin saat menyampaikan ucapan selamat atas suksesnya acara tersebut.
Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa Musda bukan hanya ajang pemilihan kepengurusan, tetapi juga momentum krusial untuk mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan dan merumuskan strategi jangka panjang yang tepat sasaran.
“Saya punya harapan besar, semoga Musda ke-XI ini mampu melahirkan pemimpin yang memiliki visi jelas dan komitmen kuat untuk membawa perubahan baik bagi masyarakat Kotabaru. Kepengurusan dan keputusan yang dihasilkan harus benar-benar berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Tak hanya itu, Awaludin juga mengingatkan pentingnya kerja sama yang erat antara partai politik dengan lembaga legislatif dan eksekutif. Menurutnya, stabilitas politik dan kualitas kader yang berkiprah di parlemen akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan di Bumi Saijaan.
“Partai Golkar memiliki peran penting sebagai mitra dalam pemerintahan. Kami berharap mereka terus aktif mengawal aspirasi masyarakat dan memperkuat kolaborasi dengan semua pihak. Siapa pun yang akan memimpin kepengurusan baru, pastikan fokusnya adalah kemajuan bersama daerah ini,” pungkasnya.
Acara yang dihadiri oleh wakil ketua DPRD Kotabaru lainnya, pengurus DPD Provinsi Golkar, perwakilan partai politik sejumlah lainnya, jajaran SKPD Kabupaten Kotabaru, serta tamu undangan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat musyawarah mufakat. (red)