Sukamara,-
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukamara terus melangkah dengan semangat kemanusiaan yang berlandaskan pada prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.
Dalam perjalanan pengabdiannya, PMI Kabupaten Sukamara telah menjadi bagian penting dalam upaya penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, pembinaan relawan, serta kegiatan sosial kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Perwakilan Pengurus PMI Kabupaten Sukamara M. Nur kepada awak media ini menjelaskan bahwa dalam waktu dekat ini akan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) PMI Sukamara tahun 2026.
M. Nur menegaskan, menjelang pelaksanaan Muscab PMI Kabupaten Sukamara di Tahun 2026, momentum ini menjadi sarana evaluasi atas kinerja organisasi sekaligus refleksi bersama terhadap tantangan dan peluang ke depan.
Muscab ini bukan hanya agenda organisasi semata untuk mencari pengurus periode selanjutnya, melainkan forum tertinggi di tingkat cabang untuk memperkuat konsolidasi, memperbaharui komitmen, serta merumuskan arah kebijakan PMI Sukamara agar semakin responsif, profesional, dan berdaya guna di masa depan.
M. Nur kembali menjelaskan, Selama periode kepengurusan sebelumnya, PMI Kabupaten Sukamara telah menunjukkan dedikasi dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dengan mengedepankan kerja sama lintas sektor, peningkatan kapasitas relawan, serta optimalisasi peran organisasi di tengah masyarakat.
Capaian tersebut menjadi fondasi penting untuk melangkah lebih maju, menjawab dinamika sosial, perubahan iklim, dan tantangan kebencanaan yang semakin kompleks.
“Melalui Muscab 2026 PMI Kabupaten Sukamara diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang visioner, program kerja yang berkelanjutan, serta semangat kebersamaan yang semakin kokoh. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, pengurus, relawan, pemerintah daerah, dan masyarakat. PMI Sukamara berkomitmen untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan, demi terwujudnya masyarakat Sukamara yang tangguh, peduli, dan berkeadaban,” Pungkas M. Nur pada hari Sabtu (10/1/2026). (Eko).
