
Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kotabaru Awaludin, S.Hut., M.M, bersama Ketua Komisi II Abu Suwandi, S.H, dan anggota Komisi III. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Erwin Simanjuntak, SKM, MAP, Direktur RSUD Pangeran Jaya Sumitra drg. Andrian Wijaya, perwakilan BPJS Kesehatan, seluruh kepala puskesmas se-Kabupaten, perwakilan rumah sakit, serta lembaga masyarakat sipil (LSM).
Dalam pembahasan, seluruh pihak sepakat untuk melakukan perbaikan menyeluruh pada pelayanan kesehatan. Peningkatan akan fokus pada empat aspek utama: kualitas pelayanan langsung kepada pasien, penyederhanaan proses birokrasi, pengadaan sarana dan prasarana yang memadai, serta penguatan kompetensi sumber daya manusia kesehatan.
“RDP ini menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan di sektor kesehatan. Kita sepakat bersama untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan kesehatan agar lebih baik bagi masyarakat Kotabaru,” ucap Awaludin.
Ia menambahkan, DPRD mendorong seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan yang lebih humanis, memastikan kesiapan dokter dan perawat, serta meningkatkan ketersediaan dokter spesialis dan fasilitas pendukung. “Kita harapkan tahun 2026 menjadi awal perubahan yang nyata bagi kesehatan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Abu Suwandi menyampaikan keprihatinan terhadap beberapa permasalahan yang masih menghambat pelayanan kesehatan. Menurutnya, evaluasi ini menjadi langkah awal untuk menangani berbagai tantangan yang ada.

Kepala Dinas Kesehatan Erwin Simanjuntak mengakui adanya kekurangan dalam pelayanan yang telah diberikan. Ia menegaskan komitmen untuk melakukan perbaikan berkelanjutan berdasarkan hasil evaluasi dari RDP ini.
“Rapat ini menjadi bahan koreksi bagi kami. Kami menyadari masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan akan terus berusaha memberikan layanan terbaik,” katanya.
Erwin juga menjelaskan bahwa upaya peningkatan pelayanan sejalan dengan visi dan misi Bupati Kotabaru untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. “Tujuan utama kami adalah memastikan seluruh masyarakat Kotabaru mendapatkan akses dan pelayanan kesehatan yang optimal,” pungkasnya. (red)