Sukamara/Pangkalan Bun,-
PT. Sungai Rangit dan PT. Usaha Agro Indonesia kembali memberikan bantuan pangan pengentasan stunting kepada keluarga berisiko stunting (KRS) di dalam dua desa sesuai data yang didapat dari tim pendamping desa dan posyandu yang terlibat di desa Babual Baboti Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) Kabupaten Kotawaringin Barat
dan Desa Kartamulia Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara Provinsi Kalimantan Tengah.
Paket bantuan dikemas berupa paket sesuai kebutuhan ibu hamil dan anak berkebutuhan khusus (Susu, telur dan roti). Bantuan ini telah di berikan pada hari Jumat per tanggal 20 November 2024.
“Bantuan ini merupakan upaya menurunkan kerawanan pangan dan gizi akibat kurangnya asupan protein bagi masyarakat khususnya masyarakat berpendapatan rendah” Jelas dr. Agus P. Ginting (dokter PT Sungai Rangit) pada penyerahan bantuan pengentasan stunting di Desa kartamulia kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara Provinsi Kalimantan Tengah, (20/11/2024)
dr. Ginting memperjelas, bahwa sasaran dari bantuan stunting ini adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Dengan harapan terciptanya generasi yang terbebas dari stunting, gizi buruk dan ibu hamil yang kekurangan asupan gizi. Agar tercipta generasi emas tahun 2045.
Hal senada juga diungkap oleh Staff CSR PT Sungai Rangit dan PT. Usaha Agro Indonesia Muhamad Nur Cholis, bahwa selain pembagian bantuan susu dan telur, kami juga mensupport kegiatan dapur sehat di desa Babual Baboti dan langsung dibagikan dalam rangka mencegah terjadinya stunting pada anak.
“Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi yang baik antar pihak baik dari pengumpulan data dari tim desa dan pendanaan dari PT. Sungai Rangit dan PT. Usaha Agro Indonesia,” pungkas Staff CSR PT Sungai Rangit dan PT. Usaha Agro Indonesia Muhamad Nur Cholis.
(Mas@eko)