Sukamara,-
Program Perluasan Areal Tanam (PAT) melalui pompanisasi merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) dalam memitigasi risiko kekeringan yang dapat berdampak penurunan produksi padi secara nasional.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sukamara Provinsi Kalimantan Tengah, Dwi Harsini membenarkan jika pihaknya mendapatkan bantuan Program Perluasan Areal Tanam (PAT) melalui pompanisasi dari alokasi dana pusat tahun anggaran 2024.
Kadis menjelaskan secara detail bahwa Program PAT melalui pompanisasi adalah program Kementerian Pertanian (Kementan) yang menggunakan sistem pompa untuk mengairi sawah-sawah yang biasanya hanya bisa ditanami satu kali setahun.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan luas tanam dan produksi pertanian secara nasional, serta untuk menjamin ketahanan pangan.
Dengan sistem pompa, sawah-sawah bisa ditanami dua atau tiga kali setahun, sehingga petani bisa mengantisipasi gagal panen akibat kekeringan.
Program PAT melalui pompanisasi juga bisa menjadi solusi cepat untuk menangani lahan yang kekeringan akibat dampak El Nino.
“Untuk program ini, Kementan RI telah memberikan bantuan brigade pompa kepada petani di Desa Sungai Pasir ada 2 unit dan Desa Pulau Nibung mendapatkan 3 unit pompa,” Pungkas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sukamara Provinsi Kalimantan Tengah, Dwi Harsini pada Senin (19/8/2024).
Yohanes Eka Irawanto, SE