
Suarakalimantan.com – Batulicin. Penemuan orok laki-laki yang ditemukan warga mengapung dipesisir pantai ujuang pasar Ampera atau Gang kebanjiran RT18 Kelurahan Tungkaran Pengeran, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (24/9) lalu.
Hingga kini Polres Tanah Bumbu masih menyelidiki untuk mengungkap siapa orang tua bayi yang tega membuang atau menelantarkan anaknya itu.
Menurut Kasat Reskrim Iptu Wahyudi Epan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembuang banyi, atau ibu banyi malang tersebut.
“Kami masih selidiki, siapa pelakunya,” kata Wahyudi, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (6/10/2021).
Masih menurut Wahyudi, pihaknya masih mendalami dengan mengumpulkan informasi dari masyarakat, cukup kerepotan karena penemuannya dipesisir pantai sehingga kacupan wilayah cukup luas.
“Kita sama-sama berdoa, semoga cepat terungkap,” pungkasnya.
Diketahui, mayat bayi itu pertama kali ditemukan Burhan, warga Gang Kebanjiran yang sedang pompa air di dalam kapalnya, tiba-tiba melihat benda yang mencurigakan, setelah dihampirinya ternyata mayat bayi. Lalu dia minta bantuan rekannya untuk mengangkat dan mengabari warga sekitar. (barlis)